Cerewet.site - Meskipun Fabio Quartararo, pembalap Yamaha, gagal finis di MotoGP Prancis, dia masih bisa puas dengan satu hal. Dia berpartisipasi dalam balapan kandang di Sirkuit Le Mans, tetapi dia gagal memenuhi harapan penonton tuan rumah.


Setelah mengalami kecelakaan di posisi keenam, Quartararo cukup puas dengan penampilannya di MotoGP Prancis.

“Ya, saya mencapai batas, tetapi saya merasa lebih baik ketika kecelakaan terjadi di posisi keenam daripada di posisi dua belas,” kata Quartararo pada TNT Sports, seperti dikutip dari Crash.

Selain itu, dia menyatakan, "Jadi hari ini adalah hari yang bagus. Kami tampil sangat cepat, kadi saya harap kami bisa terus melanjutkan hal ini dan merasakan kecepatan yang sama pada balapan berikutnya."

Quartararo mengakui peningkatan cepat dalam kinerja motor Yamaha di Le Mans dibandingkan seri-seri sebelumnya.

"Kami melakukan perubahan besar pada motor pagi sebelum balapan, dan itu sangat positif. Sepanjang balapan, saya mengemudikan motor ini dan saya rasa sangat baik."

Quartararo menyatakan, "Sayangnya, kami kecelakaan, tetapi ini adalah kali pertama kami melihat rombongan pemimpin balapan sedekat itu. Jadi saya harap kami bisa memiliki lebih banyak balapan seperti ini."

Setelah menjadi juara dunia MotoGP 2021, performanya motor Yamaha menurun dan tidak lagi mampu mengimbangi kemampuan motor Ducati. Akibatnya, Quartararo kesulitan untuk kembali bersaing dengan pembalap seperti Pecco Bagnaia dan Jorge Martin yang menunggangi motor Ducati.

Catatan finis terbaik Quartararo di sprint race musim ini adalah posisi kelima di sprint race MotoGP Spanyol, dan dia finis ketujuh di balapan Minggu di MotoGP Portugal.