Cerewet.site - Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara, Asri Damuna memberikan komentar tentang ajakan yang diberikan kepada YouTuber asal Korea Selatan, Jiah, untuk menginap di hotel. Video tersebut tersebar di media sosial.
Menurut Asri, kejadian bermula saat dia dan temannya Alex makan di restoran di dekat hotel tempatnya menginap.
Ruangan utama tempat makan saat itu penuh, kata Asri. Hasilnya, ia masuk ke ruangan sebelah, tempat YouTuber asal Korea berada.
Youtuber Korea ini mengajak bergabung, tetapi dia tidak hadir untuk syuting. Seperti dikutip dari acara TV One pada hari Sabtu (11/5), Asri mengatakan, "Setelah kita bergabung, makanan orang Korea itu digabung sama kita."
Dia juga menambahkan, "Setelah kami bergabung, dia meminta izin bang, "Om boleh gabung makan di sini sekalian ambil gambar," saya bilang boleh."
Kemudian mereka terlibat dalam diskusi. Dalam wawancara, Alex mengatakan bahwa Jiah sering menanyakan hal-hal seperti tempat asalnya, tempat wisata, dan makanan khasnya.
Setelah mereka selesai makan, Asri mengatakan kepada Jiah bahwa dia ingin tahu di mana dia menginap. Alex langsung menjawab bahwa dia menginap di hotel yang berada di depan tempat makan.
Setelah makan, dia bertanya, "Abang tidur di mana?" Dia berkata, "Saya bilang abang menginap di Hotel Swiss Bell di depan sana, dan saya bilang ingin mampir, silakan."
Asri mengatakan bahwa persepsi negatif muncul dari video yang diposting di media sosial saat ini karena telah diedit dan tidak asli.
Asri mengatakan, "Pada intinya, video-video yang beredar itu sudah diedit dan terputus-putus."
Asri mengatakan, "Pada intinya, video-video yang beredar itu sudah diedit dan terputus-putus."
Bantah menggoda, tuduhan bahwa video tidak utuh
Dia menambahkan, "Pada intinya masalah ajakan itu karena dari dia memulai, dia bertanya kepada abang di mana dia nginep, sebelah situ di hotel, kalau mau mampir silakan," dan abang menjawab, "aduh enggak bisa karena dia ingin pergi ke tempat wisata."
Selain itu, Asri menegaskan bahwa dia tidak bermaksud menggoda YouTuber asal Korea itu. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak melarang Jiah untuk mengunjungi hotel tempatnya menginap.
Asri juga menjelaskan bahwa nama yang dia gunakan saat berkenalan, "Albert," adalah nama panggilan yang sering digunakan oleh rekan-rekannya.
Dibebas Tugaskan
Kementerian Perhubungan membebastugaskan Asri Damuna sebagai tanggapan atas peristiwa ini. Ini dilakukan untuk memudahkan penyelidikan lebih lanjut terkait video Asri yang sekarang menjadi viral.
Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka, Asri Damuna. Di Jakarta, Jumat (10/5), Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan bahwa yang bersangkutan telah dibebastugaskan untuk memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut.
Menurutnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan agar kebenaran berita viral tersebut segera diusut dan sanksi tegas diberikan kepada orang yang terbukti bersalah. Dengan demikian, yang bersangkutan tengah diperiksa.
Adita menyatakan, "Jika ini terbukti benar, maka yang bersangkutan tidak dapat menjaga martabat sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan besar akan ada sanksi internal terkait hal ini."
Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka, Asri Damuna. Di Jakarta, Jumat (10/5), Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan bahwa yang bersangkutan telah dibebastugaskan untuk memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut.
Menurutnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan agar kebenaran berita viral tersebut segera diusut dan sanksi tegas diberikan kepada orang yang terbukti bersalah. Dengan demikian, yang bersangkutan tengah diperiksa.
Adita menyatakan, "Jika ini terbukti benar, maka yang bersangkutan tidak dapat menjaga martabat sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan besar akan ada sanksi internal terkait hal ini."
