Cerewet.site - Sebuah tim peneliti menemukan bahwa karena keberadaan mangan (Mn) dalam batuan di Mars, komposisi batuannya mirip dengan Bumi. Penemuan ini dipublikasikan pada Rabu (1/5) di Journal of Geophysical Research: Planets, yang menunjukkan tingkat mangan yang lebih tinggi dari biasanya ditemukan di batuan dasar danau di Kawah Gale di Mars.
Patrick Gasda, peneliti utama di kelompok Sains dan Aplikasi Luar Angkasa Laboratorium Nasional Los Alamos, mengatakan kepada Science Daily pada Jumat (3/5/2020), "Sulit bagi oksida mangan terbentuk di permukaan Mars, jadi kami tidak menyangka akan menemukannya dalam konsentrasi tinggi di endapan garis pantai."
Sebelum ini, tim peneliti melihat bagaimana berbagai faktor dapat menyebabkan konsentrasi mangan yang sangat tinggi di pasir Mars.
seperti melalui air tanah yang mengalir melalui pasir di tepi danau atau muara delta, dan oksidan yang menyebabkan pengendapan mangan di bebatuan dasar danau di Kawah Gale di Mars.
Metode ChemCam, yang dikembangkan di Los Alamos oleh CNES (badan antariksa Perancis), digunakan untuk melakukannya. Para peneliti membuat plasma pada permukaan batu dengan laser, dan kemudian mereka mengumpulkan cahaya plasma untuk menghitung komposisi unsur dalam batuan.
Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa mangan yang ditemukan pada bebatuan ini sangat mirip dengan lingkungan di Bumi. Menurut Nina Lanza, peneliti utama instrumen ChemCam, kondisi ini seperti pemberitahuan bahwa di masa lalu, Mars adalah tempat yang layak huni serupa dengan Bumi.
Nina mengatakan, "Lingkungan danau Gale, seperti yang ditunjukkan oleh bebatuan kuno ini, memberi kita jendela menuju lingkungan layak huni yang secara mengejutkan terlihat mirip dengan tempat-tempat di Bumi saat ini."
Ditambahkannya, "Mineral mangan biasanya ditemukan di perairan dangkal dan beracun di tepi danau di Bumi, dan sungguh luar biasa menemukan fitur-fitur yang dapat dikenali dari Mars kuno."
Adanya oksigen di atmosfer membuat jumlah mangan di Bumi tinggi, dan kehadiran mikroba sering mempercepat proses ini. Mikroba di Bumi dapat menggunakan banyak mangan untuk metabolisme mereka.
Oleh karena itu, batuan dasar danau di Kawah Gale Mars yang mengandung konsentrasi mangan yang sangat tinggi pasti dapat menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi kehidupan di sana.
Adanya oksigen di atmosfer membuat jumlah mangan di Bumi tinggi, dan kehadiran mikroba sering mempercepat proses ini. Mikroba di Bumi dapat menggunakan banyak mangan untuk metabolisme mereka.
Oleh karena itu, batuan dasar danau di Kawah Gale Mars yang mengandung konsentrasi mangan yang sangat tinggi pasti dapat menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi kehidupan di sana.
